Bidang Kompetensi

Berita



LSU-02 LAPAN Torehkan Rekor Baru Dalam Misi Pemotretan Udara di DIY bersama BIG
Penulis Berita : PPES, Triwid • Fotografer : PPES • 05 Mar 2017 • Dibaca : 1538 x ,

pesawat tanpa awak LSU-02 melakukan misi pemotretan udara di DIY

Misi pemotretan udara untuk batas wilayah desa di Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan pesawat tanpa awak (LSU-02) yang berlangsung pada tanggal 1 - 5 Maret 2017 sukses dilakukan.

Sebelum lakukan misi pemotretan udara, tim terlebih dahulu lakukan uji terbang pesawat. Hal ini dimaksudkan agar pesawat LSU berada dalam performa mesin terbaik serta mendapat settingan sistem avionik terefektif, guna meminimalisir shock wave air sebelum misi pemotretan udara dilakukan.

Pesawat LSU-02 yang dibekali engine 33 cc lepas landas dari Landasan Federasi Aerosport Indonesia (FASI) Pantai Depok dan terbang dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam dengan ketinggian pemotretan 500 dan 750 meter diatas permukaan tanah.

Pesawat LSU terbang sesuai way point dengan durasi 2 jam 10 menit untuk menempuh jarak kurang lebih 250 km. Ini merupakan rekor baru LSU-02 untuk misi pemetaan pesawat tanpa awak.



PIC Safety Assurance Engineer (SAE) Pustekbang, Agus Harno Nurdiansyah bersyukur atas kesuksesan misi ini, "Alhamdulillah dengan loyalitas, keikhlasan dan kerja keras dari seluruh anggota tim misi pemotretan udara dapat dilakukan dengan baik. Semua jerih payah di lapangan serasa terbayar sudah."

Senada dengan beliau, Kapustekbang Gunawan S.Prabowo turut mengapresiasi hasil kerja team atas kesuksesan misi kali ini. Beliau berpesan agar engineer Pustekbang selalu menjaga kekompakan, saling mengisi, terbuka, saling diskusi dan kuat mental agar sukses di misi-misi selanjutnya.

Misi kali ini merupakan lanjutan implementasi kerjasama antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). Tujuan BIG mengadakan kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya menentukan standarisasi pemetaan menggunakan UAV, baik secara teknis maupun administratif. Secara teknis harus sesuai kriteria yang diinginkan oleh pemangku kepentingan, serta secara administratif sudah memenuhi perijinan.

Hasil dari kegiatan ini berupa rancangan Norma Standar Prosedur Kriteria (NSPK ) yang akan direview sebelum menjadi SNI (Standar Nasional Indonesia) atau aturan baku pemetaan nantinya. Pada kesempatan ini, BIG juga mengundang para praktisi lainya untuk memberikan masukan dalam penyusunan standarisasi pemetaan dengan teknologi UAV ini. Diharapkan, di masa yang akan datang, perkembangan UAV akan semakin maju sehingga mampu mendukung akuisisi data untuk kebutuhan skala besar.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL